Setelah beberapa puluh hari menempatkan banner kontes dari bang zalukhu di bawah header blog ini, akhirnya tadi aku copot deh. Ini dikarenakan, kontesnya banner tersebut telah selesai dan telah ditentukan pemenangnya tadi.
Setelah cek ke blog bang zalukhu, hasilnya tidak seperti yang aku harapkan. Awalnya, aku sangat berharap menang, sama seperti menang saat mengukti sebuah quiz di twitter dulu. Hingga aku menang satu domain. Lah,,?? Iya deh, dalam kontes kali ini blog ini tidak menang. Karena hasil pemilihan pemenang secara random menunjuk oktasihotang yang juga teman di bloggersumut sebagai pemenangnya.
Setelah cek ke blog bang zalukhu, hasilnya tidak seperti yang aku harapkan. Awalnya, aku sangat berharap menang, sama seperti menang saat mengukti sebuah quiz di twitter dulu. Hingga aku menang satu domain. Lah,,?? Iya deh, dalam kontes kali ini blog ini tidak menang. Karena hasil pemilihan pemenang secara random menunjuk oktasihotang yang juga teman di bloggersumut sebagai pemenangnya.
Tapi, ya sudahlah. Kalah menang dalam permainan itu biasa. Dan dalam permainan harus ada salah satu sebagai pemenang, bukan semuanya yang menang. Klo semua, mana menang namanya. Ya gak..??
Aku juga gak harus protes seperti pemain-pemain sepakbola di liga super Indonesia karena hasil itu. Gak juga aku harus bermuka masam seperti wajah Jose Mourinho. Akan tetapi aku harus bisa seperti Luiz Pelipe Scolari pelatih Chelsea yang bisa dengan legowo menerima kekalahan saat di hancurkan oleh Manchester United (favorite-ku) di premier league atau liga inggris. Walaupun akhirnya, sang luiz dalam konferensi pressnya terlihat lesu dan lemah seperti lemah syahwat.
Ini permainan dan sebuah kontes. Harus ada yang menang, dan tidak semua bisa menang. Semoga aja di kesempatan yang lain lagi, di kontes yang lain, bisa menang. Semoga....
